Rabu, 27 Februari 2013

TRANSFORMATOR

Transformator ini adalah mata kuliah yang wajib di ambil khususnya untuk mahasiswa teknik elektro. Meskipun hanya bernilai 2 sks, tetapi jangan meremehkannya. Beruntungnya mata kuliah transformator ini disampaikan oleh dosen yang menurut saya cukup kompeten dibidangnya , yaitu Bapak Drs. Muksin. Sehingga membuat saya selalu bersemangat untuk memperhatikan materi yang akan beliau sampaikan. Berikut dibawah ini saya mencoba meresume kembali tentang apa itu transformator. Bagi yang penasaran, yukk cekidottt.!

Transformator atau trafo adalah suatu peralatan listrik yang dapat memindahkan energi listrik atau memindahkan dan mengubah energi listrik bolak-balik dari satu level ke level tegangan yang lain melalui kinerja satu gandengan magnet dan berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik.
Pada umumnya transformator terdiri atas sebuah inti yang terbuat dari besi berlapis, dan dua buah kumparan yaitu kumparan perimer dan kumparan sekunder. Kedua kumparan ini tidak terhubung secara langsung. Satu-satunya hubungan antara kedua kumparan adalah fluks magnetic bersama yang terdapat dalam inti. Salah satu dari kedua kumparan transformator tadi dihubungkan ke sumber daya listrik bolak-balik dan kumparan kedua (serta ketiga jika ada) akan mensuplai daya ke beban. Kumparan transformator yang terhubung kesumber daya dinamakan kumparan primer sedangkan yang terhubung ke beban dinamakan kumparan sekunder, jika terdapat kumparan ketiga dianamakan kumparan tersier. 

Transformator digunakan secara luas baik dalam bidang tenaga listrik maupun elektronika. Penggunaan transformator dalam sistem tenaga memungkinkan terpilihnya tegangan yang sesuai dan ekonomis untuk tiap-tiap keperluan misalnya, kebutuhan akan tegangan tinggi dalam pengiriman daya jarak jauh. Penggunaan transformator yang sangat sederhana dan andal merupakan salah satu alasan penting dalam pemakaiannya dalam penyaluran tenaga listrik arus bolak-balik, karena arus bolak–balik sangat banyak dipergunakan untuk pembangkitan dan penyaluran tenaga listrik. Pada penyaluran tenaga listrik terjadi kerugian sebesar I2R watt, kerugian ini akan banyak berkurang apabila tegangan dinaikkan. Dengan demikian saluran-saluran tenaga listrik senantiasa mempergunakan tegangan yang tinggi.
Tegangan yang paling tinggi di Indonesia pada saat ini adalah 500 kV. Hal ini dilakukan terutama untuk mengurangi kerugian energi yang terjadi. Dan menaikkan tegangan listrik di pusat listrik dari tegangan generator yang biasanya berkisar antara 6-20 kv pada awal saluran transmisi, dan menurukannya pada ujung saluran itu ketegangan yang lebih rendah, dilakukan dengan transformator. Transformator yang dipakai pada jaringan tenaga listrik merupakan transformator tenaga.
Disamping itu, ada jenis – jenis transformator lain yang banyak dipergunakan, dan yang pada umumnya merupakan transformator yang jauh lebih kecil.Misalnya transformator yang dipakai dirumah tangga, yang dipakai pada lampu TL, pesawat radio, televisi dan berbagai alat elektronika lainnya. 


Rabu, 20 Februari 2013

Raker Jak-Tim 2 & Outbond di Grafika, Cikole Lembang

Pada tanggal 16 – 17 Februari 2013 kemarin, baru saja Jak-Tim 2 mengadakan acara yang spektakuler , cetar, badai, membahana, dan menggelegar. Waduh lebay amat yaa, heheheee

Acara ini merupakan musyawaroh sekaligus rapat kerja program – program apa saja yang akan dilaksanakan di tahun 2013 ini untuk membina pemuda dan pemudi khususnya dikalangan daerah Jakarta Timur 2. Untuk membina generusnya, keputriannya, dan lain sebagainya. Acara ini diketuai oleh Mas Aji Sukma Aliharto (Mas Aji) yang memberi amanat kepada Mas Maulana Ibnu Rusdi (Mas Ibnu) untuk merancangnya sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah event yang pokoknya asyik banget deh. MC nya ada Mas Agung, Mas Titis, Mba Dini, dan Mba Lili. Mereka cukup baik dalam membawakan acaranya dari awal hingga akhir. Banyak sekali pihak – pihak yang membantu dalam mensukseskan acara tersebut.

Alhamdulillahi jaza koulohu khoiro buat Mas Sulton Aziz yang sudah bersodakoh Bus Agra Mas.
Alhamdulillahi jaza kilahu khoiro buat Mba Dwi yang sudah membantu mencarikan dana, sponsor, dan lain sebagainya.
Alhamdulillahi jaza kilahu khoiro buat Mba Pita yang sudah mempersiapkan konsumsi yang lezat dan enak banget.
Alhamdulillahi jaza koulohu khoiro buat Mas Catur Nugraha (Mas Nunu) dan Mas Afgan yang mempersiapkan peralatannya, dan masih banyak lagi yang tak bisa penulis sebutkan satu persatu.

Setelah sabtu malam menyelesaikan acara raker, di minggu paginya kami bersiap menuju tempat outbond yang terletak di Lembang, Bandung. Tempatnya cukup menarik, asri, indah, keren-Lah pokoknya. Sesampainya disana, tak langsung bermain outbond. Tetapi bermain games keakraban dahulu, sehingga terasa bahwa kami semua ini seperti saudara lahir batin, dunia akhirot. Terjalin kekompakan, kerukunan, keakraban diantara kami. Memang seharusnya seperti inilah tujuan acara ini dibuat. Semoga rasa kekeluargaan yang kami miliki itu selalu terjaga sampai kapanpun.

Penulis tak bisa menceritakan secara detail panjang lebarnya kegiatan yang dilakukan selama hampir 2 hari tersebut. Cukup menjadi sebuah memori / kenangan indah yang nantinya dapat diingat sepanjang waktu. Love you all :-)

Muda Mudi Cipayung 2 Goes to Curug Cilember, Bogor

Pada awal bulan februari ini tepatnya tanggal 02 Februari 2013, akhirnya refreshing juga. Ini merupakan petualangan kami menelusuri Curug Cilember yang terletak didaerah Bogor, bertouring ria menuju tempat wisata tersebut.  Kami yang terdiri dari saya sendiri (Diah),  adik saya (Tito), Mas Ubeid, Mas Avid, Mas Fauzan, Mba Rovi, Septi, Muti, adiknya Muti (Oman), Usup, Fadil, Alan, Ryan, dan Seto. Wah ternyata banyak sekali yaa yang ikut. Kami tergabung dalam komunitas Muda Mudi Jokam Cipayung Kelompok 2. Inilah sebuah kegiatan yang kami lakukan untuk meningkatkan  keakraban, kerukunan, dan kekompakan dikalangan muda mudi. Sudah lama kami tak mengadakan touring seperti ini, terakhir kali kami touring itu bulan September 2011 ke Taman Bunga Nusantara. Wah, berarti sudah lama sekali yaa.

Kami berangkat pukul 09.00 start from Cipayung. Sebelumnya sempat merasa ragu, karena melihat kondisi cuacanya yang buruk. Tiba – tiba baru saja dalam perjalanan sempat hujan deras sekali sehingga kami harus berteduh untuk memakai jas hujan terlebih dahulu. Setelah itu kami lalu melanjutkan lagi perjalanan touring ria. Sesampainya di bukit pelangi, kami sempat bersantai sejenak sambil berfoto –foto. Hehehee, narsis dikit tak apa-Lah.

Setibanya di Curug, tak langsung berburu – buru untuk masuk. Kami pergi mencari makan siang dahulu untuk mengisi perut yang kosong. Curug Cilember merupakan tempat wisata air terjun yang terdiri dari 7 (tujuh) tingkatan. Dari mulai yang paling bawah itu adalah curug tujuh. Semakin keatas semakin turun tingkatannya, ada curug 6 (enam), curug 5 (lima), dan seterusnya. Harga tiket untuk masuk curug cilember lumayan mahal, yaitu Rp 12.000,- (naik Rp 5.000,- dari harga sebelumnya). Mungkin karena sekarang  fasilitasnya lebih bagus dan lebih indah.

Sesampainya kami didalam curug, kami langsung melaksanakan solat dzuhur terlebih dahulu. Lalu kami melanjutkan petualangan kami mendaki menuju curug lima. Sempat ada trouble, karena teman kami (saudara Muti) kehilangan kunci motornnya. Entah apa karena dia lupa menaruh atau tertinggal tadi ketika habis makan. Tetapi untungnya dapat ditemukan oleh petugas yang ada di curug. Sesampainya di curug 5 (lima), senangnya bukan main. Teriak –teriak melepas beban dan merasakan indahnya alam. Meskipun jujur saja capek sekali karena harus berjalan untuk mencapai curug 5 (lima) tersebut.

Setelah kami puas, kami langsung berburu – buru untuk turun kebawah karena mengingat waktunya sudah mepet untuk melaksanakan solat ashar. Maka dari itu, kami langsung saja keluar dari curug dan mampir di Mesjid Al-Ikhlas untuk solat ashar sebentar. Setelah itu melanjutkan perjalanan pulang menuju Jakarta.

Ternyata diperjalanan, waktu magrib sudah tiba. Mas Ubeid mengajak kami untuk mampir makan sejenak. Setelah itu melaksanakan solat magrib dan isya di Masjid Jokam yang terletak di Baranangsiang Bogor. Setibanya kami dirumah itu sekitar pukul 21.00.
Begitulah cerita singkat perjalanan refreshing kami menuju Curug Cilember,
Sangat menyenangkan sekali kebersamaan yang terjalin diantara kami semua.