Pada awal bulan februari ini tepatnya tanggal 02 Februari 2013,
akhirnya refreshing juga. Ini merupakan petualangan kami menelusuri Curug
Cilember yang terletak didaerah Bogor, bertouring ria menuju tempat wisata
tersebut. Kami yang terdiri dari saya
sendiri (Diah), adik saya (Tito), Mas
Ubeid, Mas Avid, Mas Fauzan, Mba Rovi, Septi, Muti, adiknya Muti (Oman), Usup,
Fadil, Alan, Ryan, dan Seto. Wah ternyata banyak sekali yaa yang ikut. Kami
tergabung dalam komunitas Muda Mudi Jokam Cipayung Kelompok 2. Inilah sebuah
kegiatan yang kami lakukan untuk meningkatkan keakraban, kerukunan, dan kekompakan
dikalangan muda mudi. Sudah lama kami tak mengadakan touring seperti ini,
terakhir kali kami touring itu bulan September 2011 ke Taman Bunga Nusantara.
Wah, berarti sudah lama sekali yaa.
Kami berangkat pukul 09.00 start
from Cipayung. Sebelumnya sempat merasa ragu, karena melihat kondisi cuacanya
yang buruk. Tiba – tiba baru saja dalam perjalanan sempat hujan deras sekali
sehingga kami harus berteduh untuk memakai jas hujan terlebih dahulu. Setelah
itu kami lalu melanjutkan lagi perjalanan touring ria. Sesampainya di bukit
pelangi, kami sempat bersantai sejenak sambil berfoto –foto. Hehehee, narsis
dikit tak apa-Lah.
Setibanya di Curug, tak langsung
berburu – buru untuk masuk. Kami pergi mencari makan siang dahulu untuk mengisi
perut yang kosong. Curug Cilember merupakan tempat wisata air terjun yang
terdiri dari 7 (tujuh) tingkatan. Dari mulai yang paling bawah itu adalah curug
tujuh. Semakin keatas semakin turun tingkatannya, ada curug 6 (enam), curug 5
(lima), dan seterusnya. Harga tiket untuk masuk curug cilember lumayan mahal,
yaitu Rp 12.000,- (naik Rp 5.000,- dari harga sebelumnya). Mungkin karena
sekarang fasilitasnya lebih bagus dan
lebih indah.
Sesampainya kami didalam curug,
kami langsung melaksanakan solat dzuhur terlebih dahulu. Lalu kami melanjutkan
petualangan kami mendaki menuju curug lima. Sempat ada trouble, karena teman
kami (saudara Muti) kehilangan kunci motornnya. Entah apa karena dia lupa
menaruh atau tertinggal tadi ketika habis makan. Tetapi untungnya dapat
ditemukan oleh petugas yang ada di curug. Sesampainya di curug 5 (lima),
senangnya bukan main. Teriak –teriak melepas beban dan merasakan indahnya alam.
Meskipun jujur saja capek sekali karena harus berjalan untuk mencapai curug 5
(lima) tersebut.
Setelah kami puas, kami langsung
berburu – buru untuk turun kebawah karena mengingat waktunya sudah mepet untuk
melaksanakan solat ashar. Maka dari itu, kami langsung saja keluar dari curug
dan mampir di Mesjid Al-Ikhlas untuk solat ashar sebentar. Setelah itu
melanjutkan perjalanan pulang menuju Jakarta.
Ternyata diperjalanan, waktu
magrib sudah tiba. Mas Ubeid mengajak kami untuk mampir makan sejenak. Setelah itu
melaksanakan solat magrib dan isya di Masjid Jokam yang terletak di
Baranangsiang Bogor. Setibanya kami dirumah itu sekitar pukul 21.00.
Begitulah cerita singkat
perjalanan refreshing kami menuju Curug Cilember,
Sangat menyenangkan sekali
kebersamaan yang terjalin diantara kami semua.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar