Nama : Diah Citra Murni
NIM : 5115110146
Prodi : Pendidikan Teknik Elektro
Reguler
Tugas : Carilah 5 sumber serta artikel
pembandingnya
Carilah 5 sumber
yang disebutkan dalam skripsi tersebut serta pembanding artikel yang diunduh
lewat internet. Hasil unduhan harus jelas alamatnya dan waktu pengunduhan untuk
dapat dicek ulang.
1.
Nugroho, Cahyo.2010. “Pert.I
Pengertian_daya_arus dan tegangan”. (diunduh) http://cahyokrisma.wordpress.com/2010/07/23/pert-i-pengertian-daya-arus-dan-tegangan/)
[13-01-2013, 14:28 wib].
Secara
umum, pengertian daya adalah energi yang dikeluarkan untuk melakukan usaha.
Daya dalam fisika adalah laju energi yang dihantarkan atau kerja yang dilakukan
per satuan waktu. Daya dilambangkan dengan P. Dalam sistem tenaga
listrik, daya merupakan jumlah energi listrik yang digunakan untuk melakukan
usaha. Daya listrik biasanya dinyatakan dalam satuan Watt.
Arus
Listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir melalui suatu titik dalam
sirkuit listrik tiap satuan waktu. Arus listrik dapat diukur dalam satuan
Coulomb/detik atau Ampere. Contoh arus listrik dalam kehidupan sehari-hari
berkisar dari yang sangat lemah dalam satuan mikro Ampere (μA) seperti
di dalam jaringan tubuh hingga arus yang sangat kuat 1-200 kiloAmpere (kA)
seperti yang terjadi pada petir. Dalam kebanyakan sirkuit arus searah dapat
diasumsikan resistansi terhadap arus listrik adalah konstan sehingga besar arus
yang mengalir dalam sirkuit bergantung pada voltase dan resistansi sesuai
dengan hukum Ohm.
Tegangan
Listrik (kadang disebut sebagai Voltase) adalah perbedaan potensial
listrik antara dua titik dalam rangkaian listrik, dan dinyatakan dalam satuan
volt. Besaran ini mengukur energi potensial dari sebuah medan listrik yang
mengakibatkan adanya aliran listrik dalam sebuah konduktor listrik. Tergantung
pada perbedaan potensial listriknya, suatu tegangan listrik dapat dikatakan
sebagai ekstra rendah, rendah, tinggi atau ekstra tinggi.
2.
rizal22,
muhammad.2012.
“Faktor Daya“ (2012-06-04). (diunduh). http://muhammadrizal22.blogspot.com/2012/04/faktor-daya.html.
[10-01-2013, 13:03 wib].
Faktor
daya yang dinotasikan sebagai cos φ didefinisikan sebagai perbandingan antara
arus yang dapat menghasilkan kerja didalam suatu rangkaian terhadap arus total
yang masuk kedalam rangkaian atau dapat dikatakan sebagai perbandingan daya
aktif (kW) dan daya semu (kVA). Daya reaktif yang tinggi akan meningkatkan
sudut ini dan sebagai hasilnya faktor daya akan menjadi lebih rendah. Faktor
daya selalu lebih kecil atau sama dengan satu.
3.
Sudibyo, Djoni. “Stop Kontak“. 2011. (diunduh). http://www.tabloidhunianku.com/index.php?option=com_content&task=view&id=646&Itemid=152>
[18-01-2013, 4:05 wib].
Stop
Kontak atau disebut juga kotak kontak listrik merupakan kotak tempat sumber
arus listrik yang siap pakai. Ada juga sebagian orang mengatakan stop kontak
adalah outlet yaitu merupakan komponen listrik yang berfungsi sebagi muara
hubungan antara alat listrik dengan aliran listrik. Agar alat listrik terhubung
dengan stop kontak, maka diperlukan kabel dan steker atau colokan yang nantinya
akan ditancapkan pada stop kontak.
4. W.K. Susanto. “ballast” (Friday, June 8, 2007). (diunduh). http://elektronika-elektronika.blogspot.com/2007/06/ballast.html
[25 Mei 2012].
5. Samaulah, Ir.H.
Hazairin,.M.Eng.,Ph.D. 2002.Teknik Instalasi
Tenaga Listrik, Sumatera Selatan: Universitas Sriwijaya.
Starter merupakan komponen penting
pada sistem TL ini karena starter akan menghasilkan suatu pulsa
trigger agar ballas dapat menghasilkan spike tegangan tinggi. Starter
merupakan komponen dwilogam yang dibangun di dalam sebuah tabung vacum
yang biasa diisi dengan gas neon.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar